Penelitian Fundamental

JudulMenuju Kerangka Tajdid Ilmu Kalam Kontemporer: Analisis Komparatif dan Sintesis Konseptual Pemikiran Taha Abdurrahman dan Syibli an-Nu’mani)
Nama HibahHibah Internal Penelitian
Nama ProgramHibah Penelitian Tahun 2026
Nama SkemaPenelitian Fundamental
Abstrak[Tajdid (pembaruan) ilmu kalam menjadi isu penting dalam studi Islam kontemporer karena disiplin ilmu ini menghadapi permasalahan-permasalahan modern yang tidak didapati dalam studi ilmu kalam klasik. Banyak pemikir muslim berusaha merumuskan tajdid ini dengan berbagai pendekatan. Di antaranya Taha Abdurrahman yang merepresentasikan tokoh tajdid masa kini dengan upaya revitalisasi metodologi mutakallim klasik. Adapun gagasan tajdid Ilmu Kalam sendiri di masa modern sebenarnya sudah dimulai sejak abad ke-19. Syibli an-Nu’mani dikenal sebagai tokoh pertama yang secara eksplisit menyerukan tajdid Ilmu Kalam dan mempopulerkan istilah Ilmu Kalam Jadid. Kendati mungkin ada pendahulunya, Syibli merupakan pelopor yang paling jelas dalam hal tersebut. Dalam konteks ini, Taha Abdurrahman dan Syibli an-Nu’mani menempati posisi signifikan sebagai representasi dari tokoh tajdid ilmu kalam pada dua fase yang berbeda. Syibli sebagai generasi pelopor sementara Taha mewakili gelombang kontemporer. Keduanya memiliki prinsip yang sama dalam tajdid, yakni menolak pemutusan terhadap turats, namun menggunakan pendekatan yang berbeda. Syibli lebih mengkritik metodologi mutakallim klasik dan menawarkan pendekatan historis yang didukung temuan modern, sedangkan Taha justru menawarkan revitalisasi metodologi mutakallim klasik. Hal tersebut mewakili dua aliran orientasi tajdid dengan turats. Alih-alih bertolakbelakang, keduanya sebenarnya dapat dibaca sebagai dua gagasan yang saling melengkapi dalam tajdid Ilmu Kalam. Meski demikian, belum ada penelitian yang mengkaji keduanya secara analitis komparatif dan sistematis. Ketiadaan tersebut menjadi urgensi penelitian ini, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan kerangka teoritis Ilmu Kalam kontemporer yang lebih kokoh dan komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguraikan pemikiran tajdid Ilmu Kalam Taha dan Syibli; (2) menyajikan analisis komparatif antara keduanya; dan (3) merumuskan sintesis konseptual untuk membangun kerangka tajdid ilmu kalam yang lebih matang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, dengan pendekatan analisis tekstual-komparatif. Luaran wajib yang ditargetikan berupa penerbitan artikel ilmiah pada jurnal nasional bereputasi, JAQFI: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, sinta 2, https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jaqfi/.]
PengusulDr. M. Shohibul Mujtaba, M.Ag.
Anggota 1Dr. M. Shohibul Mujtaba, M.Ag.
Anggota 2Dr. Firda Inayah, S.Fil.I., M.Ag.
Tahun Penelitian2026
Sumber DanaUNIDA GONTOR
Dana Non DiktiIDR 10.000.000.00