Penelitian Dosen Pemula

JudulEkoteologi dalam Tafsir Sya’rawi: Kritik Terhadap Antroposentrisme dalam Penafsiran Ayat-Ayat Alam dan Lingkungan
Nama HibahHibah Internal Penelitian
Nama ProgramHibah Penelitian Tahun 2026
Nama SkemaPenelitian Dosen Pemula
AbstrakPenelitian berjudul “Ekoteologi dalam Tafsir Sya’rawi: Kritik Terhadap Antroposentrisme dalam Penafsiran Ayat-Ayat Alam dan Lingkungan” dilatarbelakangi oleh meningkatnya kerusakan ekologis global yang menuntut perspektif keagamaan yang lebih mendalam dalam memahami relasi manusia–alam. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk mengkritisi cara pandang antroposentris yang menempatkan manusia sebagai pusat dan menjadikan alam sekadar objek. Dalam konteks studi keislaman, pembacaan ekologis terhadap Al-Qur’an masih berkembang, sehingga pengkajian ekoteologi melalui tafsir tokoh seperti Sya’rawi menjadi relevan untuk memperkaya paradigma tafsir kontemporer. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi konsep ekoteologi dalam Al-Qur’an sebagaimana ditafsirkan oleh Sya’rawi; (2) menganalisis bagaimana tafsir Sya’rawi memposisikan manusia dalam relasinya dengan alam; dan (3) mengkritisi kecenderungan antroposentris dalam penafsiran ayat-ayat lingkungan, serta (4) menawarkan cara pandang baru seputar alam yang lebih teosentris dan ekologis. Penelitian menggunakan metode kualitatif-deskriptif [1] dengan pendekatan tahlili [2] tematik terhadap ayat-ayat alam dalam tafsir Sya’rawi. Data primer berupa Tafsir al-Sya’rawi, sedangkan data sekunder [3] berasal dari literatur ekoteologi, tafsir kontemporer, dan studi lingkungan. Analisis dilakukan dengan langkah: identifikasi ayat bertema lingkungan, pembacaan tafsir Sya’rawi, kategorisasi tematik, dan penyusunan kritik antroposentris. Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini ialah: 1. Artikel Ilmiah “Ecotheology in as-Sya’rawi’s Exegesis: A Critique of Anthropocentrism in the Interpretation of Qur’anic Verses on Nature and the Environment” (Jurnal Nasional bereputasi Sinta 2); dan 2. Luaran tambahan berupa HKI dalam bentuk paten dari modul pengembangan karir. Penelitian ini berkontribusi pada agenda Indonesia Emas 2045 dengan memperkuat etika lingkungan berbasis Al-Qur’an guna mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta SDG 14–15 (Kelestarian Ekosistem). Melalui kritik terhadap antroposentrisme dan penguatan paradigma ekoteologi dalam Tafsir Sya’rawi, penelitian ini mendorong tumbuhnya kesadaran ekologis, memperkaya kajian dan pendidikan keagamaan, serta memberikan landasan etis bagi pengembangan kebijakan lingkungan yang berkelanjutan.
PengusulMuhamad Shofwan Muttaqin, M.Ag.
Anggota 1Dr. Ali Mahfuz Munawar, Lc., M.Hum.
Anggota 2
Tahun Penelitian2026
Sumber DanaUNIDA GONTOR
Dana Non DiktiIDR 5.000.000.00