Penelitian Dosen Pemula

JudulPengembangan Framework HIRADC Berbasis Aktivitas Pesantren untuk Penguatan Pengelolaan Risiko K3 Berlandaskan Nilai-Nilai Islam
Nama HibahHibah Internal Penelitian
Nama ProgramHibah Penelitian Tahun 2026
Nama SkemaPenelitian Dosen Pemula
AbstrakUrgensi penelitian ini berangkat dari pesantren sebagai institusi pendidikan berbasis komunitas yang memiliki aktivitas beragam dan berlangsung selama 24 jam, mulai dari kegiatan belajar-mengajar, hunian santri, dapur umum, hingga kegiatan pembangunan sarana prasarana. Kompleksitas aktivitas tersebut menimbulkan potensi bahaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang tinggi. Pada beberapa tahun terakhir, terdapat berbagai kejadian yang menimbulkan dampak terhadap kerusakan aset dan jiwa, seperti robohnya bangunan, kebakaran, serta kecelakaan akibat sengatan listrik di lingkungan pesantren khususnya Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Ponorogo memiliki 123 pondok pesantren dan termasuk salah satu wilayah dengan jumlah pesantren terbanyak di Jawa Timur. Meskipun demikian, penerapan sistem pencegahan kecelakaan dan penyakit berbasis identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendaliannya di lingkungan pesantren masih belum optimal dan cenderung bersifat reaktif. Kondisi ini menimbulkan risiko serius berupa potensi kerugian jiwa dan material yang berulang terhadap keselamatan santri, pengelola, dan masyarakat sekitar. Karakteristik serupa juga terdapat di Unida Gontor sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren. Selain menyelenggarakan kegiatan akademik dan kehidupan berasrama, juga memiliki laboratorium, dapur, gedung bertingkat, fasilitas olahraga, klinik, instalasi kelistrikan, serta berbagai sarana pendukung lainnya yang berpotensi menimbulkan bahaya K3 yang lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan framework HIIRADC Berbasis Aktivitas Pesantren untuk Penguatan Pengelolaan Risiko K3 Berlandaskan Nilai-Nilai Islam. Metode penelitian menggunakan desain research and development dengan pendekatan kualitatif dan observasional deskriptif. Penelitian dilakukan dengan 2 tahap yaitu: Tahap 1 mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara, serta telaah dokumen terkait sarana dan prasarana di Unida Gontor. Analisis risiko dilakukan dengan menilai kemungkinan (likelihood) dan tingkat keparahan (severity), kemudian dipetakan dalam matriks risiko untuk menentukan prioritas pengendalian. Hasil penelitian ini diharapkan mencapai TKT 2 yang menghasilkan kerangka kerja atau Framework HIRADC pesantren yang sederhana, mudah dipahami, dan aplikatif, dilengkapi dengan alur pelaporan faktor bahaya berbasis aktivitas pesantren. Dari aspek TII, penelitian ini menargetkan TII Level 2 (In-Depth Understanding of Worldview and Epistemology) melalui integrasi prinsip ḥifẓ al-nafs, amanah, dan kaidah lā ḍarar wa lā ḍirār sebagai landasan konseptual dalam identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko di lingkungan pesantren. Luaran wajib yaitu artikel SINTA 2 atau 3. Luaran tambahan meliputi artikel media massa elektronik dan HKI. Kontribusi dari tersusunnya framework ini adalah sebagai dasar pengembangan sistem pelaporan faktor bahaya berbasis aplikasi pada penelitian selanjutnya.
Pengusul Aisy Rahmania, M.KKK.
Anggota 1 Dian Afif Arifah, S.ST., M.Kes.
Anggota 2 Eka Rosanti, S.ST., M.Si.
Tahun Penelitian2026
Sumber DanaUNIDA GONTOR
Dana Non DiktiIDR 0.00