Penelitian Dosen Pemula

JudulGerakan Tani Anti Korupsi: Bentuk Islamisasi dalam Kerangka SDG’s Poin Ketahanan Pangan di Ngawi
Nama HibahHibah Internal Penelitian
Nama ProgramHibah Penelitian Tahun 2026
Nama SkemaPenelitian Dosen Pemula
AbstrakResiko peningkatan emisi karbon di wilayah urban sekarang tidak lagi bisa dinafikkan. Salah satu kota produsen hasil pertanian terbesar di Jawa Timur, yaitu Ngawi, mengalami dampak dari perubahan iklim. Namun hal ini masih dapat ditangani melalui distribusi pupuk kimia. Peningkatan emisi karbon akibat dari industrialisasi secara global bedampak juga berakibat pada perubahan kalender tanam. Hal ini berdampak besar pada ketergantungan petani lokal terhadap pasokan pupuk kimia. Dalam jangka musim panas yang terlalu panjang, terdampak nyata pada ketahanan pangan. Kota Ngawi dipilih menjadi objek penelitian karena merupakan lumbung padi nasional dengan 2/3 bagian dari wilayahnya terdiri dari pertanian. Masalah utama petani adalah adanya ketergantungan petani pada pupuk kimia yang disebabkan adanya isu korupsi pupuk, sehingga menghambat pasokan pupuk untuk petani. Masalah ini menjadi salah satu tantangan dalam projek ketahanan pangan di wilayah urban seperti Ngawi. Penelitian menganalisa nilai Islam dalam kerangka hubungan internasional, yaitu tinjauan ketahanan pangan ikut terdampak dari kasus korupsi pupuk di wilayah urban. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan human capital petani melalui sinergi pertanian dan peternakan dengan mengandalkan pupuk organik untuk menanggulangi ketergantungan pada pupuk kimia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix-method, melalui wawancara sebagai data primer dan data sekunder dari berbagai jurnal dan berita resmi. Konsep yang akan digunakan sebagai alat analisa adalah konsep islamisasi menggunakan poin dalam maqashid syariah kemudian ditambahkan konsep keamanan manusia. Penelitian ini berargumen bahwa proyeksi Indonesia dalam program Indonesia Emas 2030 dan target emisi karbon 2045 untuk mencapai tujuan SDG’s sangat dipengaruhi oleh iklim kebijakan politis yang sehat, sehingga kasus korupsi sangat berpengaruh pada kedua aspek tersebut. Konsep keamanan manusia merupakan alat analisa yang secara sistematis melihat ancaman nyata dari rangkaian tindak korupsi sedangkan nilai Islam disini sebagai novelty penelitian yang dapat mengidentifikasi fenomena ini secara nyata dan saintifik
Pengusul Dwi Ardiyanti, S.S., M.A.
Anggota 1 Rezki Kaulan Maisurah, M.Pd.I.
Anggota 2 Galih Aisia, S.E., M.E.
Tahun Penelitian2026
Sumber DanaUNIDA GONTOR
Dana Non DiktiIDR 0.00