Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat

JudulPelatihan dan Pendampingan Kader NINJA (Nutrisionis Remaja) di SMA Negeri 1 Widodaren Sebagai Upaya Preventif Stunting dan Obesitas
Nama HibahHibah Internal Pengabdian kepada Masyarakat Berkerangka Islamisasi
Nama ProgramTahun Tunggal
Nama SkemaPemberdayaan Kemitraan Masyarakat
AbstrakMasalah gizi ganda merupakan ancaman serius yang harus diselesaikan oleh banyak pihak. Berbagai program banyak yang terfokus hanya dalam pencegahan stunting, tetapi untuk masalah obesitas masih sangat rendah. Satu dari tiga anak Indonesia mengalami stunting yang terjadi sejak dalam kandungan dan akan nampak saat anak usia dua tahun. Berdasarkan Hasil Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2019, prevalensi stunting mengalami penurunan dari 30,8% (Riskesdas 2018) menjadi 27,67%. Sementara prevalensi obesitas sentral pada usia > 15 tahun mengalami peningkatan dari 18,8% menjadi 31,0%. Sejauh ini penilaian status gizi masih terfokus pada kelompok balita yang merupakan fase pertumbuhan cepat pertama. Penilaian status gizi remaja pada masa pertumbuhan cepat ke dua (growth spurt) belum banyak dilakukan. Pada fase ini sangat dibutuhkan asupan gizi yang optimal. Berdasarkan data Global School Health Survey tahun 2015, pola makan remaja sebanyak 65,2% tidak selalu sarapan, 93,6% kurang asupan buah dan sayur, 75,7% sering mengonsumsi makanan berpenyedap, serta sebanyak 42,5% kurang melakukan aktivitas fisik. Apabila kebiasaan pola makan pada remaja ini terjadi dalam waktu yang lama, maka akan berdampak pada peningkatan prevalensi stunting karena gagal mengejar fase pertumbuhan cepat ke dua dan berpotensi meningkatkan obesitas sehingga dalam jangka panjang akan memicu berbagai penyakit tidak menular. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih dan mendampingi kader NINJA (Nutrisionis Remaja) yang merupakan siswa terpilih di SMA Negeri 1 Widodaren untuk melakukan penilaian status gizi secara berkala dan edukasi gizi remaja di SMA Negeri 1 Widodaren. Metode yang digunakan yaitu : Training of Trainer (TOT) terkait penilaian ststus gizi dan edukasi gizi, Focus Group Discussion (FGD), ceramah, praktik pengukuran antropometri. Luaran yang ditargetkan dalam kegiatan ini adalah modul kader NINJA, jurnal terakreditasi, publikasi di media elektronik, video kegiatan, dan adanya kader NINJA yang bisa menjadi pionir untuk meningkatkan kesehatan remaja dengan status gizi baik
Pengusul Lulu' Luthfiya, S.Gz., M.P.H.
Anggota 1 Amilia Yuni Damayanti, S.Gz., M.Gizi
Anggota 2 Fathimah, S.Gz., MKM.
Tahun Penelitian2023
Sumber DanaUNIDA GONTOR
Dana Non DiktiIDRĀ 0.00