Program Kemitraan Kerjasama Internasiional

JudulPendampingan Peningkatan Emotional Intellegence Berbasis Tafsir Sains Al-Qur’an di Maahad Tahfiz Siti Aisyah Selangor Malaysia
Nama HibahHibah Internal Pengabdian kepada Masyarakat Berkerangka Islamisasi
Nama ProgramTahun Tunggal
Nama SkemaProgram Kemitraan Kerjasama Internasiional
AbstrakPerkembangan teknologi yang begitu pesat ditambah meningkatnya aktifitas manusia di media sosial berpengaruh besar terhadap kecerdasan emosionalnya. Banyak diantara remaja yang mengalami penurunan kecerdasan emosi yang ditandai dengan kurangnya kemampuan dalam memotivasi diri, mengatasi frustasi, mengontrol desakan hati, mengatur suasana hati (mood), berempati serta kemampuan bekerja sama. Padahal kesemua hal tersebut mempengaruh pada perjalanan kehidupan dan keberhasilan seseorang di sekolah, dunia kerja, dan bahkan di masyarakat. Goleman menyatakan bahwa “kecerdasan intelektual (IQ) hanya menyumbang 20% bagi kesuksesan, sedangkan 80% adalah sumbangan faktor kekuatan-kekuatan lain, diantaranya adalah kecerdasan emosional atau Emotional Quotient (EQ).[1] Melihat kondisi yang seperti ini perlu diselenggarakan program peningkatan kecerdasan emosi bagi remaja, khususnya mereka yang masih duduk di bangku sekolah. Program juga menjadi perhatian khusus pada Maahad Tahfiz Siti Aisyah yang berada di Selangor, Malaysia, agar para peserta didiknya dapat memiliki kecerdasan emosi yang tinggi. Namun, selama ini program tersebut belum berjalan terstruktur, apalagi dijalankan dengan berbasis pada Al-Qur’an. Padahal lembaga pendidikan ini menekankan pada pembelajaran Al-Qur’an. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi dewan guru di Maahad Tahfiz Siti Aisyah, Selangor-Malaysia, untuk meningkatkan kecerdasan emosi peserta didiknya. Program pendampingan yang ditawarkan adalah peningkatan kecerdasan emosi dengan berbasis pada Al-Qur’an. Targetnya, seluruh peserta didik pada lembaga pendidikan ini dapat meningkat kecerdasan emosinya. Selain akan dilakukan secara langsung di lapangan, program pendampingan ini akan dituangkan dalam bentuk artikel ilmiah. Program pendampingan ini direncanakan akan dilaksanakan dalam kurun waktu satu (1) tahun dengan tahapan pengabdian kepada masyarakat yang terstruktur: a) survei lapangan untuk mengidentifikasi masalah, b) analisa data yang terkumpul, c) Focus Group Discussion (FGD) mengenai peningkatan kecerdasan emosi berbasis Al-Qur’an, d) validasi model penanganan yang dipilih pada saat FGD, e) penerapan model peningkatan kecerdasan emosi f) evaluasi penerapan dan analisa kesesuaian, h) penulisan laporan dan artikel ilmiah.
PengusulDr. Aqdi Rofiq Asnawi, M.A.
Anggota 1Prof. Dr. Sujiat Zubaidi, M.Ag.
Anggota 2
Tahun Penelitian2023
Sumber DanaUNIDA GONTOR
Dana Non DiktiIDR 0.00