PROGRAM PENELITIAN DAN PUBLIKASI INTERNASIONAL BEREPUTASI 2025 BATCH 2

JudulThe Epistemological Role of Mānā-i Harfī and Its Implication For the Orientation of Scientists
Nama HibahHibah Internal Penelitian
Nama ProgramProgram 100 Tahun Gontor
Nama SkemaPROGRAM PENELITIAN DAN PUBLIKASI INTERNASIONAL BEREPUTASI 2025 BATCH 2
AbstrakUrgensi. Dalam lanskap keilmuan kontemporer, dominasi paradigma sekuler dan materialistik telah melahirkan fragmentasi pengetahuan yang memisahkan penyelidikan empiris dari dimensi metafisis dan moral. Kondisi ini berdampak pada orientasi ilmuwan yang cenderung memandang alam semesta sebagai objek eksploitasi, bukan sebagai tanda (āyah) yang merefleksikan kebijaksanaan Ilahi. Berbagai penelitian tentang epistemologi Islam dan etika keilmuan menunjukkan meningkatnya kesadaran akan perlunya paradigma holistik yang memadukan penelitian empiris dengan makna metafisis. Namun, kajian yang secara khusus menyoroti bagaimana konsep mānā-i harfī memengaruhi orientasi epistemologis ilmuwan masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini menjadi penting dan mendesak untuk mengisi kekosongan tersebut, dengan mengkaji bagaimana gagasan mānā-i harfī yang diperkenalkan oleh Bediuzzaman Said Nursi sebagai kerangka epistemologis alternatif yang membentuk kembali orientasi ilmuwan, mengintegrasikan makna spiritual dalam proses produksi pengetahuan modern, serta memberikan kontribusi terhadap Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis peran epistemologis konsep mānā-i harfī dalam kerangka pemikiran Bediuzzaman Said Nursi sebagai dasar integrasi antara pengetahuan empiris dan nilai-nilai teologis, serta bagaimana konsep tersebut merekonstruksi hubungan antara akal, wahyu, dan realitas alam; (2) Menjelaskan implikasi konsep mānā-i harfī terhadap orientasi dan etika ilmuwan modern, khususnya dalam membentuk paradigma keilmuan yang berorientasi teosentris, beretika, dan berkontribusi pada proses Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer. Metode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan tipe penelitian kepustakaan (library research) karena fokus kajian terletak pada analisis konseptual dan filosofis terhadap gagasan epistemologis Bediuzzaman Said Nursi. Pendekatan Filsafat (Philosophical Approach) digunakan untuk menelaah secara mendalam landasan epistemologis konsep mānā-i harfī, termasuk relasinya dengan akal, wahyu dan realitas. Juga, pendekatan hermeneutik, diterapkan untuk menafsirkan teks-teks utama Risale-i Nur (karya Nursi) dan literatur terkait secara kontekstual. Hermeneutika membantu memahami makna mānā-i ḥarfī bukan hanya secara literal, tetapi juga dalam konteks teologis, ontologis, dan epistemologisnya. Adapun teknis analisis data dalam penelitian menggunakan analisis isi (content analysis) dan analisis komparatif untuk menafsirkan konsep-konsep kunci, mengidentifikasi struktur epistemologis mānā-i harfī, serta membandingkan relevansinya dengan paradigma sains modern.
PengusulDr. Firda Inayah, S.Fil.I., M.Ag.
Anggota 1Dr. Moh. Isom Mudin, S.Th.I., M.Ud.
Anggota 2
Tahun Penelitian2025
Sumber DanaUNIDA GONTOR
Dana Non DiktiIDR 0.00