PROGRAM PENELITIAN DAN PUBLIKASI BEREPUTASI 2025 BATCH 2

JudulDigital Branding Pesantren di Era Algoritma: Konstruksi Identitas dan Strategi Komunikasi Religius di Ruang Publik Digital
Nama HibahHibah Internal Penelitian
Nama ProgramProgram 100 Tahun Gontor
Nama SkemaPROGRAM PENELITIAN DAN PUBLIKASI BEREPUTASI 2025 BATCH 2
AbstrakTransformasi digital yang ditandai dengan kemunculan Artificial Intelligence (AI) dan algoritma media sosial telah mengubah lanskap komunikasi lembaga keagamaan, termasuk pesantren. Dalam ekosistem digital yang berbasis algoritma, visibilitas dan reputasi lembaga sangat ditentukan oleh kemampuan beradaptasi terhadap logika platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Hal ini menuntut pesantren untuk melakukan inovasi komunikasi melalui strategi digital branding agar nilai, dakwah, dan identitas keislaman tetap relevan di ruang publik digital. Namun, adaptasi ini juga menimbulkan tantangan baru berupa negosiasi antara nilai religius, etika dakwah, dan tuntutan popularitas algoritmik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan strategi digital branding yang dilakukan oleh pesantren di era AI; (2) menganalisis pengaruh algoritma media sosial terhadap visibilitas dan citra lembaga; serta (3) merumuskan model konseptual Ethical Digital Branding for Islamic Educational Institutions yang selaras dengan nilai dakwah dan etika komunikasi Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan etnografi virtual dan analisis wacana digital. Data dikumpulkan melalui observasi konten media sosial, wawancara dengan pengelola media pesantren dan santri kreator, serta analisis interaksi algoritmik (engagement, trending, dan persebaran konten). Lokasi penelitian meliputi beberapa pesantren dengan aktivitas digital aktif, seperti Gontor, Tebuireng, dan Darunnajah. Luaran yang ditargetkan meliputi: (1) satu artikel ilmiah terbit di jurnal bereputasi internasional (Scopus Q3), dan (2) policy brief rekomendatif bagi lembaga pesantren. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas komunikasi digital pesantren agar mampu menjaga relevansi, kredibilitas, dan nilai keislaman di tengah arus disrupsi algoritmik dan kecerdasan buatan.
Pengusul Veri Setiawan, S.Pd., M.I.Kom.
Anggota 1 Nurhana Marantika, S.Sos.I., M.A.
Anggota 2Assoc. Prof. Mohammad Luthfi, S.I.Kom., M.I.Kom.
Tahun Penelitian2025
Sumber DanaUNIDA GONTOR
Dana Non DiktiIDRĀ 0.00