PROGRAM PENELITIAN DAN PUBLIKASI INTERNASIONAL BEREPUTASI 2025

JudulEtika Islam dan Masa Depan Diplomasi Digital Global: Studi Kasus Jalur Sutra Digital Tiongkok
Nama HibahHibah Internal Penelitian
Nama ProgramProgram 100 Tahun Gontor
Nama SkemaPROGRAM PENELITIAN DAN PUBLIKASI INTERNASIONAL BEREPUTASI 2025
AbstrakPerkembangan diplomasi global ke dalam ranah digital menghadirkan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya sekaligus tantangan etis yang mendalam. Jalur Sutra Digital (Digital Silk Road/DSR) Tiongkok, sebagai bagian dari inisiatif Belt and Road yang lebih luas, telah menjadi nstrument penting dalam proyeksi soft power, khususnya di nstrum Asia Tenggara yang mayoritas penduduknya Muslim. Meskipun DSR menekankan konektivitas dan kemajuan teknologi, inisiatif ini juga menimbulkan pertanyaan-pertanyaan terkait keadilan, kedaulatan, pengawasan, dan kendali digital. Artikel ini berupaya mengkaji perkembangan tersebut melalui perspektif etika Islam, dengan menekankan prinsip-prinsip seperti ‘adl (keadilan), shūrā (musyawarah), karāmah al-insāniyyah (martabat kemanusiaan), dan amānah (tanggung jawab). Dengan menelaah secara kritis strategi diplomasi digital Tiongkok, studi ini berargumen bahwa pemikiran etika Islam menawarkan kerangka nstrumen yang kokoh untuk menuntun praktik diplomasi digital internasional yang lebih adil, transparan, dan manusiawi. Dengan demikian, artikel ini berkontribusi terhadap pengembangan wacana Islam tentang diplomasi digital, sekaligus menempatkan etika Islam sebagai fondasi penting dalam pembentukan tata nstru digital global di masa depan.
PengusulAssoc. Prof. Novi Rizka Amalia, S.IP., M.A.
Anggota 1 Ida Susilowati, M.A.
Anggota 2 Sofi Mubarok, Lc., M.A.
Tahun Penelitian2025
Sumber DanaUNIDA GONTOR
Dana Non DiktiIDR 20.000.000.00